Definisi Invoice adalah dan Tips Membuat Invoice Supaya Cepat Tertagih

Sebagai pelaku bisnis, sudah sewajarnya jika menyiapkan berbagai dokumen berkenaan dengan kelangsungan bisnis. Salah satu dokumen yang wajid disiapkan adalah invoice. Invoice adalah dokumen penting yang dikeluarkan oleh perusahaan atas transaksi kredit yang terjadi.

Sumber: https://www.graphicprime.com/file/modern-business-invoice-templates/

Lalu, jika perusahaan menyediakan layanan kontan dan tidak melayani kredit, apakah tetap menyediakan invoice? Jawabannya adalah tetap menyediakan invoice.

Hal ini dikarenakan, perusahaan tidak akan pernah tahu siapa yang akan menjadi pembeli dan transaksi seperti apa yang diinginkan oleh pembeli. Bisa jadi selama ini pembeli melakukan pembelian secara kontan, tapi di hari berikutnya menginginkan transaksi kredit. Sayang sekali jika perusahaan harus menolak permintaan tersebut dengan alasan tidak menyediakan invoice.

Oleh karena itulah setiap perusahaan penting untuk menyiapkan invoice. Namun demikian, invoice tidak bisa asal dibuat. Harus memperhatikan unsur informasi sehingga memudahkan pemahaman penjual maupun pembeli. Selain itu, invoice yang jelas juga membuat pembeli cepat membayar tagihan.

Di artikel ini, akan membahas mengenai tips membuat invoice supaya cepat tertagih. Namun sebelumnya, akan dibahas mengenai definisi dari invoice adalah dijelaskan dalam sub bab berikutnya.

Pengertian Invoice adalah

Sumber: https://www.templatescatalog.com/item/modern-business-invoice-design-002749/

Invoice adalah dokumen penting sebagai bukti penagihan atas transaksi kredit yang terjadi antara penjual dan pembeli. Untuk lebih memudahkan pemahaman, invoice adalah faktur. Karena biasanya di Indonesia, invoice disebut sebagai faktur.

Fungsi Invoice adalah

Fungsi utama dari invoice adalah sebagai dokumen penagihan dari penjual kepada pembeli, ketika pembeli telat dalam melakukan pembayaran. Fungsi lain dari invoice adalah sebagai bukti atas barang atau jasa yang dibeli oleh customer.

Invoice juga dapat menjadi rujukan yang sah jika barang akan dijual kembali. Masih berhubungan dengan pengiriman, invoice juga digunakan sebagai rujukan jika terjadi kesalahan dalam pengiriman barang ataupun kesalahan dalam total tagihan.

Invoice juga sebagai referensi dalam membuat pembukuan keuangan serta bukti pembayaran pajak jika terjadi kasus tertentu. Sementara di pihak pembeli, invoice dapat dijadikan rujukan jika ingin order kembali di perusahaan yang sama.

Tips Membuat Invoice supaya Cepat Tertagih

Invoice memang memberikan kemudahan bagi penjual dan pembeli. Sayangnya, invoice akan menjadi penghambat penjual atau perusahaan apabila invoice tidak segera tertagihkan. Hal ini tentu akan menghambat arus kas perusahaan.

Pada sub bab kali ini, akan dibahas mengenai tips membuat invoice supaya cepat tertagih, berikut tipsnya:

  1. Buat Invoice dengan Jelas

Invoice harus dibuat dengan jelas dan mudah dimengerti, supaya memudahkan pemahaman antara penjual dan pembeli. Nama perusahaan, daftar produk yang dibeli, serta jumlah total yang harus dibayarkan juga harus jelas. Begitu juga dengan informasi tanggal dan batas waktu pembayaran invoice.

  1. Menetapkan Jangka Waktu Lebih Cepat

Jika perusahaan menginginkan pembeli membayar dalam jangka waktu 30 hari, sebaiknya di dalam invoice tulislah jangka waktu kurang dari 30 hari. Misalnya dua minggu atau tiga minggu.

  1. Cepat Dikirim dan Tepat Sasaran

Invoice harus dikirim secara cepat, tidak boleh ditunda – tunda. Hal ini supaya invoice cepat diterima oleh pembeli. Selain itu, invoice harus dikirim tepat sasaran. Artinya, harus dikirim ke pihak yang menangani invoice. Jika salah sasaran, bisa jadi invoice justru tidak dibayarkan.

Itulah pengertian dan tips membuat invoice supaya cepat tertagih. Jika invoice cepat ditagihkan, maka arus kas perusahaan pun menjadi lancar dan bisnis tetap berjalan.